MATACYBER.COM | CILEGON — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Cilegon menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang diikuti seluruh struktur partai tingkat kecamatan hingga kelurahan di Kantor DPC PDIP Kota Cilegon, Sabtu (1/5/2026).
Ketua DPC PDIP Kota Cilegon, Reno Yanuar, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang berjalan lancar dengan partisipasi penuh dari jajaran pengurus.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan Musancab yang diikuti oleh delapan kecamatan dan 43 kelurahan. Perwakilan ranting juga hadir, dan semua berjalan dengan lancar. Semoga kegiatan ini mendapat ridho dari Allah SWT dan perjuangan kita mendapat restu dari seluruh masyarakat Kota Cilegon,” ujar Reno.
Dalam kesempatan itu, Reno menegaskan bahwa PDIP Cilegon menargetkan kebangkitan kekuatan politiknya pada pemilu mendatang. Ia mengingatkan bahwa partai tersebut pernah meraih empat kursi di DPRD Kota Cilegon dan bahkan menduduki posisi pimpinan dewan.
“Kita realistis. Kita pernah mendapatkan empat kursi dan bahkan pernah memimpin DPRD pada masa Nana Sumarna. Maka target kita adalah mengembalikan capaian itu, bahkan jika memungkinkan bisa lebih dari empat kursi,” katanya.
Reno juga menekankan pentingnya regenerasi dalam tubuh partai. Menurut dia, kepengurusan ke depan akan lebih mengedepankan keterlibatan generasi muda, khususnya kalangan milenial dan generasi Z.
“Kita prioritaskan generasi Z dan milenial sebagai penerus. Mereka memiliki potensi besar, apalagi Kota Cilegon merupakan kota industri. Keterlibatan mereka penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Reno mengungkapkan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian PDIP, di antaranya pembangunan infrastruktur, pelayanan pendidikan, kesehatan, serta persoalan pengangguran.
Ia menyoroti masih adanya keterbatasan fasilitas pendidikan yang berdampak pada keresahan masyarakat.
“Kita melihat masih ada orang tua yang harus menyampaikan aspirasi bahkan sampai ke kantor wali kota. Ini menunjukkan kebutuhan akan fasilitas pendidikan yang layak masih tinggi,” katanya.
Di sektor kesehatan, ia menegaskan pentingnya pelayanan yang merata tanpa membedakan latar belakang ekonomi masyarakat.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya untuk masyarakat mampu, tetapi masyarakat kurang mampu juga harus mendapatkan layanan yang sama baiknya,” ujarnya.
Terkait pengangguran, Reno menilai kondisi Kota Cilegon sebagai kota industri seharusnya mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.
“Ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Jangan sampai kota industri, tetapi angka pengangguran terus meningkat,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan konsistensi perjuangan yang berpihak kepada rakyat, PDIP akan semakin dipercaya masyarakat pada Pemilu 2029, khususnya di Kota Cilegon.
“Saya yakin dengan konsistensi perjuangan untuk kepentingan rakyat, PDIP pada 2029 mendatang akan semakin dipercaya oleh masyarakat,” kata Reno. (Hendra/red)




