MATACYBER.COM | CILEGON – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pembinaan mualaf melalui sinergi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cilegon dan Muallaf Center Indonesia (MCI) Kota Cilegon.
Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Temu Mualaf yang digelar MCI Kota Cilegon di Aula Kantor MUI Kota Cilegon, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keimanan, ketakwaan, serta memberikan pendampingan berkelanjutan bagi para mualaf.
Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Drs. H. Fajri Ali menyampaikan bahwa pembinaan mualaf merupakan salah satu perhatian penting BAZNAS. Pasalnya, mualaf termasuk dalam delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima zakat, sehingga dukungan terhadap mereka menjadi bagian dari tanggung jawab dalam penyaluran dana zakat.
"BAZNAS Kota Cilegon tetap mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan pembinaan mualaf. Apalagi, BAZNAS bekerja sama dengan MUI hingga lahir Muallaf Center Indonesia Kota Cilegon yang diketuai Pak Arif. Kami terus memberikan dukungan terhadap kegiatan MCI dalam rangka meningkatkan keimanan, memperkokoh iman dan takwa para mualaf," ujarnya.
Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan sangat penting agar para mualaf mendapatkan pendampingan dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Dengan demikian, mereka dapat menjalani kehidupan beragama secara lebih mantap, sekaligus merasakan perhatian dan kepedulian dari lingkungan sekitarnya.
Ia menjelaskan, perhatian BAZNAS terhadap mualaf tidak hanya diwujudkan melalui pembinaan keagamaan, tetapi juga melalui bantuan sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.
"Jangan sampai saudara-saudara kita yang sudah menjadi mualaf merasa sendiri dalam menjalani kehidupan beragama. Kita ingin mereka semakin kokoh dalam keimanan dan ketakwaan. Karena itu, BAZNAS memiliki perhatian terhadap pembinaan mualaf, sebab dalam Islam ada hak mualaf yang menjadi bagian dari penerima zakat," jelasnya.
Ia mengakui bahwa penyaluran zakat untuk mendukung kebutuhan pembinaan mualaf masih perlu terus dioptimalkan. Oleh karena itu, keberadaan MCI Kota Cilegon diharapkan menjadi wadah yang dapat memperkuat koordinasi, sehingga program pembinaan dan bantuan kepada para mualaf bisa berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Sebelumnya, BAZNAS Kota Cilegon juga telah melakukan kunjungan langsung atau door to door kepada para mualaf untuk menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan uang saku. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan para mualaf mendapatkan perhatian dan dukungan sosial.
"Pada bulan lalu, kami juga melakukan kunjungan dari rumah ke rumah untuk menyampaikan bantuan sembako dan uang saku kepada para mualaf. Hari ini, kami hadir untuk memberikan masukan, materi, dan pembinaan. Mudah-mudahan, ke depan pembinaan mualaf di Kota Cilegon semakin baik," tambahnya.
Sementara itu, kegiatan Temu Mualaf menjadi momentum bagi para mualaf untuk mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, serta memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara para mualaf dengan lembaga keagamaan yang berperan dalam mendampingi perjalanan spiritual mereka.
Melalui sinergi BAZNAS, MUI, dan MCI Kota Cilegon, pembinaan mualaf diharapkan tidak hanya berfokus pada penguatan akidah dan pelaksanaan ibadah, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kesejahteraan.
BAZNAS Kota Cilegon berharap kolaborasi tersebut dapat terus ditingkatkan agar para mualaf memperoleh pendampingan yang konsisten, bantuan sesuai kebutuhan, serta lingkungan yang mendukung mereka untuk tumbuh dan berkembang dalam kehidupan beragama.
Dengan demikian, kehadiran BAZNAS bersama MUI dan MCI dapat semakin memperkuat kepedulian umat sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan zakat untuk membantu para mualaf membangun kehidupan yang lebih baik.





