• Jelajahi

    Copyright © Matacyber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan tampilan atas postingan


    Iklan

    Kepala BPTD Cilegon, Benny: Truk ODOL (Over Dimension and Over Load) Adalah Kejahatan

    Redaksi_Matacyber
    Jumat, 23 Juni 2023
    masukkan script iklan disini



    CILEGON, - Truk ODOL (Over Dimension and Over Load) adalah kejahatan lalu lintas yang dampak sangat luar biasa, seperti kecelakaan lalu lintas, kemacetan lalu lintas serta mempercepat kerusakan jalan. 

    Hal tersebut diungkapkan, Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kota Cilegon Benny saat menghadiri acara Silaturahmi dan Koordinasi Aptrindo Banten. Kamis (22/06/2023).

    "Bukan hanya Narkoba dan Kriminal lainnya saja, Truk ODOL itu kejahatan juga. Kenapa kejahatan? banyak kendaraan yang terguling meninggal, terguling terus menimbulkan kemacetan berkilo-kilo serta membahayakan kendaraan lain serta kerusakan jalan, dan ini kerugian semua," ungkapnya.

    Dijelaskannya, ODOL sudah menjadi penyakit menahun sejak tahun 1998 di jaman era Reformasi dimana ODOL tersebut sudah sebebas-bebasnya. Maka daripada itu dikatakannya, pemerintah tidak boleh kalah. Karena dampak dari ODOL tersebut telah membuat kerugian sekitar 43 Triliun.

    "Saya anggap ODOL ini sudah menjadi penyakit menahun, tetapi apapun itu pemerintah tidak boleh kalah karena dampak dari ODOL itu sudah tahukan kementrian PUPR mendikler 43 Triliun kerugian. Kita juga melihat di beberapa daerah jalan-jalan itu rusak karena perilaku daripada kendaraan kendaraan "ODOL", terangnya.

    Maka daripada itu, Menyangkut ODOL, Benny mengatakan, ini menjadi tanggung jawab bersama. Karena pihaknya tidak bisa bergerak sendiri, harus berkolaborasi semua stakeholder.

    "Ketika berbicara ODOL, tidak bisa saya kepala BPTD bergerak sendiri, ini menjadi tanggung jawab bersama dan harus membangun sinergitas, komunikasi, kolaborasi semua stakeholder khususnya di provinsi Banten," katanya.

    "Mulai dari hulu dan hilir nya sampai di pertengahannya siapapun itu. Pertengahan nya mungkin di jalan Tol nya, mungkin di akses-akses yang potensi ada premen, dan oknum yang mengutip. Ini semua harus kita bereskan kalau kita mau melakukan meningkatkan kinerja Logistik ini tracking kita, kalau itu tidak dapat kita lakukan maka sampai kapanpun persoalan ini tidak bisa di selesaikan," sambungnya.

    "Contoh dua truk tadi, kalau saya tidak bersikap keras mengkomunikasikan ini kan bisa lolos, saya telpon yang terkait kandangkan, kalau ada yang bingung pelanggarannya nanti saya yang bicara," pungkasnya.

    Laporan: (Hendra/Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini