MATACYBER.COM | SINDANGHEULA – Pemerintah Desa Sindangheula mendampingi pelaksanaan kegiatan Adugede (ANC Terpadu Gerak ke Desa) yang digelar di Pustu Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini merupakan inovasi pelayanan kesehatan dari Puskesmas Pabuaran dalam upaya meningkatkan kualitas pemeriksaan kehamilan bagi masyarakat desa, khususnya ibu hamil yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sindangheula Suheli, S.Kom.I., MM, dokter dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Pabuaran, Bidan Desa Ima, para kader kesehatan, serta ibu hamil di wilayah setempat.
Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, menyampaikan bahwa Pemerintah Desa mendukung penuh pelaksanaan program Adugede karena sangat membantu masyarakat, khususnya ibu hamil dalam memperoleh pelayanan kesehatan secara rutin.
“Hari ini kami dari Pemerintah Desa Sindangheula mendampingi kegiatan Adugede dari Puskesmas Pabuaran. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama ibu-ibu hamil, dalam mendapatkan pelayanan pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal. Bagi warga yang jaraknya jauh dari fasilitas kesehatan, kegiatan ini tentu sangat memudahkan,” ujarnya.
Sementara itu, Bidan Desa Sindangheula, Ima, menjelaskan bahwa Adugede merupakan layanan kesehatan terpadu yang hadir langsung di desa untuk menjaring ibu hamil yang belum melakukan pemeriksaan kehamilan secara lengkap.
“Melalui program Adugede, kami menjaring ibu hamil yang belum melakukan pemeriksaan K1, USG, maupun pemeriksaan laboratorium karena terkendala jarak. Alhamdulillah, dari kegiatan ini banyak ibu hamil yang berhasil terlayani,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan dari Pemerintah Desa sangat berperan dalam kelancaran pelaksanaan program tersebut.
“Pemerintah desa sangat mendukung ibu-ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, USG, hingga persiapan persalinan di fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesehatan ibu dan janin dapat terpantau secara optimal, risiko komplikasi kehamilan dapat ditekan, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kehamilan rutin semakin meningkat. (*/Red)














