MATACYBER.COM | CILEGON — Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Furtasan Ali Yusuf, melaksanakan kunjungan kerja reses perorangan di Kantor DPD NasDem Kota Cilegon, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD, Fraksi NasDem DPRD Kota Cilegon, serta tokoh masyarakat, dengan total 53 peserta.
Dalam dialog, Prof. Furtasan menyoroti sejumlah isu krusial pendidikan di Kota Cilegon, di antaranya pentingnya pendampingan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) agar anggaran revitalisasi sekolah rusak tidak hangus, serta perlunya penyelarasan kurikulum SMK dengan kebutuhan industri lokal melalui program sertifikasi keahlian.
“Saya akan mengumpulkan seluruh kepala sekolah di Kota Cilegon untuk berkoordinasi terkait peningkatan kualitas pendidikan dan memastikan beasiswa seperti PIP serta KIP Kuliah terserap tepat sasaran,” ujarnya menanggapi aspirasi warga.
Selain isu pendidikan, pertemuan ini juga menjadi ajang konsolidasi strategis menghadapi Pemilu 2029. Prof. Furtasan memaparkan dampak putusan Mahkamah Konstitusi terkait perubahan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) serta pemisahan jadwal Pemilu Nasional dan Pilkada.
Ia menilai aturan baru tersebut memberi ruang penguatan demokrasi daerah, namun sekaligus menuntut kader partai untuk memperkuat ketokohan lokal dan menjaga soliditas mesin partai dalam jangka panjang.
“Putusan MK ini menguntungkan bagi penguatan demokrasi daerah karena isu lokal tidak akan tenggelam oleh isu nasional. Namun, ini menuntut kerja keras lebih dari pengurus DPD,” tambahnya.
Dalam sesi aspirasi, sejumlah peserta seperti Soleh dari DPC Citangkil dan Erwin dari DPC Merak menyampaikan keluhan terkait sarana sekolah yang kerap terdampak banjir serta prosedur pengusulan beasiswa. Menanggapi hal itu, Prof. Furtasan menginstruksikan agar pendataan siswa dilakukan secara kolektif melalui DPD atau disampaikan langsung ke Rumah Aspirasi untuk ditindaklanjuti ke kementerian terkait.
Kegiatan reses ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mengawal program
"Gerakan Perubahan” di Kota Cilegon, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan politik daerah.














