MATACYBER.COM | CILEGON – Aksi cepat ditunjukkan Direktur Klinik Rossa Medika, Hj. Nani Rosmawati, dalam membantu penanganan empat warga yang menjadi korban luka bakar akibat kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram di lingkungan Keramat Jati, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Rabu (27/5/2026) malam.
Insiden tersebut terjadi saat para korban sedang beraktivitas di rumah. Diduga, kebocoran pada tabung gas memicu semburan api yang mengakibatkan tiga ibu rumah tangga dan satu orang pemuda mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh.
Mendapat informasi mengenai peristiwa tersebut, Hj. Nani Rosmawati segera bergerak membantu proses penanganan darurat. Ia memastikan para korban memperoleh pertolongan medis secepat mungkin dan dirujuk ke RS Hermina Cilegon untuk mendapatkan perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tingkat luka bakar yang dialami para korban berbeda-beda. Setelah menjalani pemeriksaan medis, tiga korban menjalani perawatan di ruang rawat inap, sementara satu korban yang mengalami kondisi lebih serius harus mendapatkan penanganan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU).
Pada keesokan harinya, Kamis pagi (28/5/2026), keempat korban menjalani tindakan operasi medis untuk membersihkan jaringan kulit yang terdampak luka bakar. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan lanjutan guna mencegah risiko infeksi dan mempercepat proses pemulihan pasien.
Tidak hanya membantu proses evakuasi dan penanganan awal, Hj. Nani juga mendampingi keluarga korban dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi agar pelayanan kesehatan dapat berjalan tanpa hambatan.
Dalam proses penanganan di rumah sakit, diketahui salah satu korban mengalami kendala kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif. Kondisi tersebut berpotensi menghambat proses administrasi pelayanan kesehatan yang dibutuhkan pasien.
Mengetahui adanya kendala tersebut, Hj. Nani Rosmawati langsung berupaya membantu proses pengaktifan kembali BPJS Kesehatan agar korban tetap dapat memperoleh layanan medis secara optimal. Upaya tersebut dilakukan meski bertepatan dengan masa libur Hari Raya Idul Adha.
Berkat koordinasi yang cepat antara keluarga korban, tenaga kesehatan, dan pihak rumah sakit, seluruh korban dapat menjalani proses perawatan sesuai kebutuhan medis masing-masing. Bantuan yang diberikan tidak hanya membantu dari sisi pelayanan kesehatan, tetapi juga meringankan beban administrasi yang dihadapi keluarga di tengah situasi darurat.
Salah satu anggota keluarga korban, Vivi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan selama proses penanganan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan pendampingan yang diberikan Hj. Nani Rosmawati, terutama dalam proses penanganan korban dan pengurusan BPJS keluarga kami. Bantuan tersebut sangat berarti bagi kami di tengah situasi yang sulit,” ujarnya. Sabtu (30/5/2026).
Menurut Vivi, kehadiran Hj. Nani Rosmawati dan tim memberikan dukungan besar bagi keluarga saat menghadapi musibah yang datang secara tiba-tiba. Ia juga mengapresiasi respons cepat pihak RS Hermina Cilegon yang segera memberikan penanganan medis kepada para korban sejak tiba di IGD.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan Hj. Nani Rosmawati mendapat apresiasi dari keluarga korban. Respons cepat dalam penanganan darurat dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan korban segera memperoleh pertolongan medis dan pelayanan kesehatan yang diperlukan. (Hendra/red)




