MATACYBER.COM | CILEGON - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem. Prof. Dr. H. Furtasan Ali Yusuf, S E.. S Kom . M M., melaksanakan kunjungan kerja reses perorangan ke Kantor Wali Kota Cilegon pada Jumat. 27 Februari 2026.
Pertemuan strategis ini dihadri langsung oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar, Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, serta Jajaran Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon.
Kunjungan ini bertujuan untuk mensinkronisasikan kebijakan pusat dengan kebutuhan daerah. khususnya dalam bidang pendidikan. pemuda, olahraga, dan riset.
Prof Furtasan menegaskan komitmennya untuk memastikan program-program aspirasi dari pusat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Cilegon tanpa hambatan birokrasi.
Dalam dialog tersebut, Prof. Furtasan menyoroti tiga isu krusial yang menjadi kebutuhan mendesak di Kota Cilegon, Akses Beasiswa (PIP & KIP Kuliah) saat ini sebanyak 1.600 siswa di Cilegon telah menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Jalur Aspirasi. Beliau menegaskan bahwa bantuan ini harus sampai ke penerima tanpa potongan satu rupiah pun dan mendorong dinas terkait untuk terus mengusulkan siswa kurang mampu lainnya.
Revitalisasi Bangunan Sekolah, Prof. Furtasan memberikan perhatian khusus pada perbaikan gedung sekolah yang rusak berat agar kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan aman dan nyaman.
Peningkatan SDM Pemuda: Mengingat karakter Cilegon sebagai kota industri. beliau mendorong lulusan SMA dan SMK untuk terus melanjutkan pendidikan tinggi melalui KIP Kuliah agar tidak hanya menjadi buruh, melainkan tenaga ahli atau wirausahawan.
Sementara itu, Walikota Cilegon, Robinsar, memberikan apresiasi tinggi atas kepedulian Prof. Furtasan terhadap pembangunan Pendidikan di Kota Cilegon.
Senada dengan hal tersebut, jajaran Dinas Pendidikan melaporkan secara teknis mengenai kebutuhan ruang kelas baru, laboratorium, serta kendala administrasi dalam pengajuan beasiswa yang diharapkan dapat segera teratasi melalui jalur aspirasi di Komisi X DPR RI.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan komitmen pendampingan dari Pemerintah Kota Cilegon untuk membantu mengawasi setiap program pusat yang turun ke daerah agar tepat sasaran.
“Dana ini adalah modal dari negara agar masyarakat tidak hanya jadi buruh, tapi jadi tenaga ahli yang bisa menggaji orang lain. Kita harus menghilangkan mentalitas pekerja dengan terus sekolah setinggi mungkin," ujar Prof. Furtasan di hadapan jajaran Pemkot Cilegon.













