MATACYBER.COM | CILEGON – Kepulan asap putih tebal menyelimuti kawasan sekitar PT Merak Chemical Indonesia (MCCI), Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Senin (25/5/2026) siang.
Asap yang membumbung dari area pabrik bahkan sempat menutupi ruas jalan di sekitar kawasan industri dan menyebar hingga ke permukiman warga.
Sebelum kepulan asap muncul, warga mengaku mendengar dentuman keras yang diduga berasal dari dalam area pabrik. Tak lama kemudian, asap putih pekat terlihat membumbung tinggi dan terbawa angin ke arah permukiman sehingga mengurangi jarak pandang di sekitar lokasi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB itu sontak menggegerkan warga. Sejumlah pekerja terlihat keluar dari area pabrik, sementara warga sekitar berkerumun di pinggir jalan untuk melihat sumber kejadian.
Selain kepulan asap, diduga aroma menyengat juga tercium hingga ke lingkungan permukiman yang berada tidak jauh dari lokasi pabrik. Kondisi tersebut membuat sebagian warga panik dan memilih menjauh dari area yang terdampak asap.
Salah seorang warga mengaku awalnya mengira suara yang didengarnya berasal dari ban kendaraan yang meledak. Namun beberapa saat kemudian, ia melihat asap putih pekat membumbung dari arah kawasan industri.
"Awalnya saya kira ban meledak. Enggak tahunya dari arah pabrik. Lama-lama keluar asap tebal, dari situ napas mulai terasa sesak," ujarnya.
Menurutnya, kepulan asap putih tersebut terlihat cukup tebal dan bertahan lebih dari 30 menit sebelum perlahan mulai berkurang.
"Asapnya putih pekat. Kurang lebih setengah jam lebih baru mulai berkurang. Awalnya memang tebal sekali," katanya.
Tak hanya asap, bau menyengat yang muncul setelah kejadian juga membuat warga merasa tidak nyaman. Aroma tajam tersebut bahkan disebut menyebabkan gangguan pernapasan bagi sebagian warga.
"Baunya menyengat. Napas juga terasa beda. Awal-awal kejadian sempat sesak. Baunya tajam banget," tuturnya.
Beberapa warga terlihat mengenakan masker untuk mengurangi paparan bau yang terbawa angin. Sementara sebagian lainnya memilih berada di dalam rumah sambil menunggu kondisi kembali normal.
Hingga sore hari, penyebab pasti dentuman keras, munculnya kepulan asap putih, serta sumber bau menyengat yang dikeluhkan warga masih dalam proses investigasi. Pihak perusahaan bersama aparat dan instansi terkait diketahui telah berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab insiden maupun laporan korban akibat kejadian tersebut.
Warga berharap hasil investigasi segera diumumkan agar masyarakat memperoleh kepastian terkait peristiwa yang sempat menggegerkan kawasan industri Gerem tersebut. (Hendra/red)




