MATACYBER.COM | CILEGON – Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Harapan Denok, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-2 dengan menggelar berbagai kegiatan edukasi, teknologi, seni, dan pemberdayaan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan bertema "Membangun Generasi Kreatif, Digital, dan Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2045" itu berlangsung di Taman Grand Sutera, Sabtu (4/7/2026).
Beragam kegiatan digelar dalam peringatan tersebut, di antaranya senam sehat, Pameran Kampoeng Programming, lomba mewarnai, fashion show anak, lomba kostum, pentas seni dan kreativitas, bazar UMKM, pemeriksaan kesehatan gratis, pameran pendidikan dari LP3I dan Universitas Banten Jaya (Unbaja), layanan servis sepeda motor Honda, hingga pembagian doorprize bagi pengunjung.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Sokhidin, Camat Citangkil Ikhlasinufus, Lurah Lebak Denok Nurcholis, Sekretaris Kelurahan Lebak Denok, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon, Baznas Kota Cilegon, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Sokhidin mengapresiasi kiprah Posyantek Harapan Denok yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi di tingkat kelurahan.
Ia berharap Posyantek Harapan Denok dapat terus berkembang dan menjadi pilot project bagi Posyantek di seluruh kelurahan di Kota Cilegon.
"Saya mengucapkan selamat Harlah ke-2 Posyantek Harapan Denok. Apa yang telah dilakukan selama ini sangat luar biasa dan semoga terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lebak Denok maupun Kota Cilegon," katanya.
Menurut Sokhidin, program pelatihan bahasa asing, programming, dan robotik yang dikembangkan Posyantek merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
Ia berharap anak-anak Cilegon tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta inovasi yang dapat memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masa depan.
"Saya tidak ingin anak-anak kita hanya menjadi produk teknologi. Saya ingin mereka menjadi pelaku teknologi yang mampu menciptakan inovasi dan memecahkan berbagai persoalan melalui teknologi yang mereka kuasai," ujarnya.
Selain itu, pelatihan bahasa asing yang diselenggarakan Posyantek dinilai sejalan dengan kebutuhan industri di Kota Cilegon yang banyak melibatkan perusahaan dari berbagai negara.
Kemampuan berbahasa asing, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan daya saing generasi muda sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas sehingga turut membantu mengurangi angka pengangguran.
Sokhidin juga menilai pembinaan terhadap pelaku UMKM yang dilakukan Posyantek dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya tarik Kelurahan Lebak Denok sebagai kawasan yang berkembang melalui inovasi masyarakat.
Sementara itu, Camat Citangkil Ikhlasinufus mengapresiasi penyelenggaraan Harlah Ke-2 Posyantek Harapan Denok yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelajar, pelaku UMKM, dunia pendidikan hingga pelaku usaha.
Menurut dia, pengembangan Kampoeng Programming dan pelatihan berbagai bahasa asing menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Citangkil.
Meski demikian, ia mengingatkan agar penguasaan teknologi dan bahasa asing tetap diimbangi dengan pelestarian budaya serta bahasa daerah sebagai identitas masyarakat lokal.
"Kami berharap Posyantek terus berkembang. Selain mengajarkan bahasa asing dan teknologi, bahasa daerah serta budaya lokal juga harus tetap dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman," katanya.
Lurah Lebak Denok Nurcholis mengatakan Pemerintah Kelurahan akan terus mendukung berbagai program yang dijalankan Posyantek Harapan Denok karena telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, teknologi, pemberdayaan ekonomi, dan pengembangan generasi muda.
Menurut dia, Posyantek telah menjadi ruang belajar sekaligus wadah peningkatan keterampilan masyarakat yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri di Kota Cilegon.
Sementara itu, Ketua Posyantek Harapan Denok Iim Setiawan mengatakan peringatan Harlah Ke-2 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Posyantek dalam mencetak generasi yang kreatif, inovatif, berkarakter, dan berdaya saing.
Melalui berbagai program seperti Kampoeng Programming, pelatihan bahasa asing, robotik, serta pembinaan UMKM, Posyantek terus berupaya menghadirkan ruang belajar yang mampu meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus menjawab tantangan perkembangan teknologi.
"Kami ingin Posyantek menjadi tempat belajar bagi semua kalangan agar lahir generasi yang kreatif, digital, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," katanya.
Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat sehingga program pelatihan yang selama ini dilaksanakan secara rutin setiap pekan dapat berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
"Kami berharap pelatihan yang kami laksanakan setiap minggu dapat terus mendapat dukungan sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan generasi muda menghadapi dunia kerja dan perkembangan teknologi," ujarnya. (Hendra/red)







