MATACYBER.COM | CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sukses menyelenggarakan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP tingkat Kota Cilegon Tahun 2026.
Kegiatan ini dipusatkan di SMP Negeri 2 Cilegon dan berlangsung meriah pada Selasa (12/5/2026), dengan melibatkan puluhan sekolah negeri maupun swasta.
Festival tahunan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang seni dan sastra, sekaligus ajang seleksi menuju tingkat Provinsi Banten.
Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat delapan cabang lomba yang dipertandingkan, yakni Solo Vokal, Tari Tradisional, Musik Tradisional, Musik Ensambel, Pantomim, Mendongeng, Menulis Cerita, dan Ilustrasi.
Antusiasme peserta terlihat tinggi dengan partisipasi sekitar 54 SMP negeri dan swasta di Kota Cilegon. Meski tidak semua sekolah mengikuti seluruh cabang lomba, secara umum tingkat partisipasi dinilai sangat baik dan menunjukkan pemerataan minat serta kemampuan siswa di bidang seni.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya SMP Negeri 2 Cilegon sebagai tuan rumah.
“Terima kasih kepada SMP Negeri 2 Cilegon yang telah memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik, termasuk dukungan terhadap proses pembelajaran yang tetap berjalan secara daring bagi sebagian siswa,” ujarnya.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada para guru pembimbing, panitia, serta dewan juri yang berasal dari unsur akademisi dan praktisi seni, termasuk dari Serang, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Hal ini dilakukan untuk menjamin proses penilaian yang objektif, profesional, dan transparan.
Hasil pelaksanaan FLS3N tahun ini menunjukkan adanya perkembangan positif dalam pemerataan prestasi. Tidak hanya sekolah-sekolah tertentu yang mendominasi, namun juga muncul berbagai sekolah lain yang berhasil meraih juara, seperti SMP Negeri 6, SMP Negeri 11, serta sejumlah sekolah swasta. Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas pembinaan seni di Kota Cilegon semakin merata dan kompetitif di seluruh satuan pendidikan.
“Dari hasil lomba, kami melihat bahwa kompetensi siswa di berbagai cabang seni semakin berkembang dan merata. Ini tentu menjadi hal yang sangat menggembirakan,” ungkap Heni Anita.
Pemerintah Kota Cilegon menargetkan prestasi berkelanjutan di bidang seni dan budaya, dengan harapan dapat kembali meraih predikat juara umum di tingkat Provinsi Banten, baik untuk jenjang SD maupun SMP pada tahun 2026.
Sejumlah cabang seni seperti musik ensambel, tari, dan teater juga diharapkan dapat terus berkembang dan kembali mengantarkan peserta didik Kota Cilegon ke tingkat nasional.
Selama ini, proses seleksi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Pada tingkat nasional, karya peserta biasanya melalui tahap seleksi video sebelum akhirnya dipanggil untuk tampil secara langsung.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon juga menegaskan bahwa pengembangan seni di sekolah, meskipun banyak dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler, memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.
Guru seni budaya (SBK) tetap menjadi pembimbing utama, namun sekolah juga kerap mendatangkan pelatih profesional dari luar daerah untuk meningkatkan kualitas pembinaan siswa.
Selain menjadi ajang kompetisi, FLS3N juga memiliki nilai strategis dalam dunia pendidikan. Prestasi siswa pada ajang ini dapat menjadi salah satu jalur penerimaan peserta didik baru melalui jalur prestasi non-akademik, baik di tingkat kota, provinsi, maupun nasional.
Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi peserta didik untuk terus berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang seni, budaya, dan kreativitas.
Dengan terselenggaranya FLS3N 2026 ini, Pemerintah Kota Cilegon berharap lahir lebih banyak generasi muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
“Semoga prestasi siswa-siswi Kota Cilegon terus meningkat dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi,” tutup Heni Anita.




