• Jelajahi

    Copyright © Matacyber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan tampilan atas postingan

    Iklan

    Wakil Wali Kota Cilegon Lantik Pengurus MKKS SMP 2026-2029, Tekankan Digitalisasi hingga Sekolah Bebas Bullying

    Redaksi_Matacyber
    Jumat, 26 Juni 2026
    masukkan script iklan disini



    MATACYBER.COM | CILEGON – Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo melantik Ketua dan jajaran Pengurus Harian Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Cilegon periode 2026–2029 di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon, Jumat (26/6/2026).

    Pelantikan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Hj. Heni Anita Susila, jajaran Pengurus PGRI Kota Cilegon dan PGRI Kecamatan, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD, serta para kepala sekolah SMP negeri dan swasta.

    Dalam kesempatan itu, Fajar Hadi Prabowo mengatakan Pemerintah Kota Cilegon mendukung penuh kepengurusan MKKS yang baru untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kota Cilegon.

    Ia mengapresiasi tiga program prioritas yang disampaikan Ketua MKKS SMP Kota Cilegon terpilih, Muhatta, yakni peningkatan literasi dan numerasi, program "Kepala Sekolah Belajar", serta program "Jemput Aspirasi".

    "Saya menambahkan agar program literasi juga diiringi dengan penguatan digitalisasi. Perkembangan teknologi saat ini begitu cepat sehingga dunia pendidikan harus mampu beradaptasi," kata Fajar.

    Selain digitalisasi, ia juga berpesan agar seluruh kepala sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

    "Jaga sekolah agar bebas dari bullying. Kita tidak ingin ada perundungan di lingkungan sekolah. Selain itu, bangun sekolah yang inklusif dengan menghormati peserta didik penyandang disabilitas serta terus menjaga citra dan keunggulan sekolah masing-masing," ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Hj. Heni Anita Susila menyampaikan selamat kepada Ketua MKKS SMP Kota Cilegon Muhatta beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.

    Menurutnya, MKKS merupakan mitra strategis sekaligus garda terdepan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Cilegon.

    "Kami berharap sinergi yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat. Program-program yang disusun MKKS sangat sejalan dengan kebijakan pemerintah, terutama dalam peningkatan literasi, numerasi, kompetensi guru, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan," katanya.

    Sementara, Ketua MKKS SMP Kota Cilegon Muhatta mengatakan kepengurusan periode 2026–2029 akan memfokuskan program kerja pada tiga prioritas utama, yakni peningkatan literasi dan numerasi, pengembangan kompetensi kepala sekolah melalui program "Kepala Sekolah Belajar", serta program "Jemput Aspirasi" bagi seluruh anggota MKKS.

    Menurutnya, peningkatan literasi dan numerasi menjadi perhatian utama karena capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan mengalami penurunan sehingga perlu dilakukan penguatan secara berkelanjutan.

    Program "Kepala Sekolah Belajar", lanjut Muhatta, bertujuan membangun budaya belajar bersama antarkepala sekolah agar mampu berkembang secara kolektif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah.

    Sedangkan melalui program "Jemput Aspirasi", MKKS akan menghimpun berbagai masukan dari kepala sekolah SMP negeri maupun swasta sebagai bahan perumusan kebijakan dan peningkatan mutu pendidikan di Kota Cilegon.

    Muhatta menyebutkan kepengurusan MKKS SMP Kota Cilegon periode 2026–2029 yang dilantik berjumlah 24 orang, terdiri atas pengurus inti dan koordinator bidang, dengan keterwakilan kepala sekolah SMP negeri maupun swasta.

    Menindaklanjuti arahan Wakil Wali Kota mengenai digitalisasi pendidikan, pihaknya akan memperkuat pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran melalui penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) di sekolah-sekolah.

    "Kami akan menyiapkan program workshop, bimbingan teknis, hingga studi tiru ke sekolah-sekolah yang telah menerapkan digitalisasi secara optimal agar transformasi pendidikan di Kota Cilegon berjalan lebih cepat dan merata," kata Muhatta. (*/Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini