• Jelajahi

    Copyright © Matacyber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan tampilan atas postingan

    Iklan

    Kota Industri, Pengangguran Masih Jadi Sorotan, Aktivis Desak Langkah Nyata Pemerintah

    Redaksi_Matacyber
    Minggu, 19 Juli 2026
    masukkan script iklan disini



    MATACYBER.COM | CILEGON – Aktivis Kota Cilegon yang akrab disapa Kang Ade menyoroti persoalan pengangguran yang hingga kini masih menjadi tantangan di Kota Cilegon. Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut tidak cukup hanya menjadi isu yang terus dibahas, tetapi harus diikuti dengan langkah nyata dari pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan. Hal itu disampaikan Kang Ade kepada awak media di sela aktivitasnya di Kota Cilegon, Minggu (19/7/2026).

    Menurut Kang Ade, selain persoalan pengangguran, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon juga perlu meningkatkan inovasi, responsivitas, serta kemampuan dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

    "Jangan hanya menjadikan pengangguran sebagai isu. OPD harus lebih inovatif, kooperatif dalam menanggapi persoalan yang terjadi, serta memiliki inisiatif untuk menghadirkan solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan hanya mencari solusi untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu," ujarnya.

    Ia juga mengingatkan para penyelenggara pemerintahan agar menjalankan amanah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.

    "Ingat, saudara-saudara bukan bos. Jangan seolah-olah menjadi raja yang memiliki kekuasaan penuh, karena pada hakikatnya kekuasaan berada di tangan rakyat," tegasnya.

    Lebih lanjut, Kang Ade menilai Kota Cilegon sebagai kawasan industri seharusnya mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Menurutnya, keberadaan industri harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

    Ia mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, kalangan legislatif, serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Cilegon untuk merumuskan kebijakan yang mampu menekan angka pengangguran secara nyata.

    "Cilegon adalah kota industri. Kehadiran industri harus memberikan dampak nyata, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan perusahaan agar persoalan pengangguran dapat diselesaikan secara terbuka dan berkelanjutan," katanya.

    Selain memperluas lapangan kerja, Kang Ade berharap pemerintah juga lebih fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu memenuhi kebutuhan dunia industri yang terus berkembang. Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal merupakan langkah penting agar masyarakat Cilegon memiliki daya saing dan memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas.

    "Kita tentu boleh memiliki mimpi besar. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah menghadirkan target yang terukur dalam mengurangi angka pengangguran, meningkatkan kualitas SDM, serta memastikan setiap program benar-benar berpihak kepada masyarakat," ujarnya.

    Kang Ade menegaskan, harapan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 27 Ayat (2) yang menjamin hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, serta Pasal 28H yang menjamin hak setiap orang untuk hidup sejahtera, memperoleh lingkungan yang baik, dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

    Ia berharap pemerintah bersama dunia industri, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dalam menghadirkan kebijakan yang mampu menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kota Cilegon demi mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata. (Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini