MATACYBER.COM | CILEGON – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon menggelar pembinaan terhadap perpustakaan sekolah, perpustakaan kelurahan, hingga Taman Baca Masyarakat (TBM).
Berdasarkan data Perpusnas 2025, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Cilegon mencapai angka 28,75 atau yang tertinggi di Banten.
Pustakawan pada DPK Kota Cilegon Puspita Kusumawardani mengatakan, pembinaan perpustakaan terhadap perpustakaan sekolah, perpustakaan kelurahan hingga TBM dilakukan rutin setiap tahun.
“Pembinaan perpustakaan merupakan agenda tahunan. Setiap tahun kita tugas pokoknya membina perpustakaan binaan yang ada di Kota Cilegon,” kata Puspita ditemui di SD Negeri 12 Cilegon pada Senin, 28 September 2026.
Selain pembinaan, kata Puspita, pihaknya juga melakukan pendataan dan pengukuran indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM).
“IPLM ini akan dilaporkan ke perpustakaan nasional pada bulan Oktober setiap tahunnya,” paparnya.
Kata Puspita, pembinaan mulai dari profil perpustakaan seperti alamat perpustakaan, nomor pokok perpustakaan (NPP), tahun pendirian, data kepala perpustakaan, data pengurus perpustakaan, jumlah buku dan yang lainnya.
“Ada pengisian formulir IPLM yang meliputi jumlah kunjungan ke perpustakaan, lalu kegiatan apa saja yang ada di perpustakaan. Itu jadi tolok ukur IPLM,” paparnya.
Puspita menjelaskan, dari hasil temuan pembinaan di beberapa perpustakaan, keterbatasan tenaga pustakawan khusus, saat ini masih banyak guru merangkap sebagai tenaga perpustakaan.
“Dalam pembinaan kita juga tawarkan untuk melakukan digitalisasi perpustakaan agar digitalisasi pendataan buku dan jumlah kunjungan datanya bisa lebih akurat,” terangnya.
Di Kota Cilegon saat ini jumlah perpustakaan yang sudah memiliki NPP ada 254 perpustakaan.
"Terdiri dari perpustakaan sekolah, perpustakaan TBM berbasis komunitas, perpustakaan rumah ibadah dan kelurahan," ujarnya.
Kepala Pengelola Perpustakaan SD Negeri Cilegon 12 Eni Mahdiani mengatakan, pembinaan dari DPK Kota Cilegon sangat membantu pihaknya.
"Ini agar perpustakaan di sekolah lebih baik lagi. Apalagi kami ini guru yang berusaha mengelola perpustakaan,” ujarnya.
Eni mengaku dengan hadirnya pustakawan dari DPK Kota Cilegon pengetahuan pengelolaan perpustakaan di Perpustakaan Negeri Cilegon 12 terus diupgrade.
“Kami berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kepada anak-anak,” tuturnya. (*/Red)





