• Jelajahi

    Copyright © Matacyber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan tampilan atas postingan

    Iklan

    Tinawati Andra Soni Kunjungi Keluarga Siswa SKh An-Nur di Tangerang yang Meninggal karena Tenggelam

    Redaksi
    Senin, 28 September 2026
    masukkan script iklan disini



    MATACYBER.COM | BANTEN - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni melakukan takziah ke rumah Muhammad Arif Alfarizi (8), siswa SKh An-Nur, Kota Tangerang. Arif yang merupakan anak istimewa yang meninggal diduga karena terpeleset saat bermain di pinggiran Sungai Cisadane.

    “Saya berkesempatan takziah ke rumah almarhum Arif. Saya baru tahu kabar bahwa almarhum meninggal dalam kondisi terjatuh,” ungkap Tinawati usai takziah di Jalan Harapan Gang Beringin 2, Babakan, Kota Tangerang, Sabtu (26/9/2026). 

    Dalam kesempatan itu, Tinawati menyampaikan belasungkawa dan menyampaikan bantuan untuk tahlilan atau doa tujuh hari almarhum. Ia juga mendoakan semoga almarhum diterima di sisi Allah dan dilapangan kuburnya. 

    “Bagi orang tua yang memiliki anak istimewa seperti almarhum Arif, tidak ada yang tidak mungkin. Kita sebagai orang tua, tentunya kita juga orang tua istimewa. Mudah-mudahan almarhum diterima amal baiknya di sisi Allah SWT,” kata Tinawati.

    Tinawati mengaku, saat berkunjung ke SKh An-Nur Kota Tangerang, dirinya melihat Arif sebagai siswa yang mewarnai SKh An-Nur dengan senyumnya. Ia berkesan karena mendiang memberikan senyum terbaiknya dan menjadi penguat rekan-rekan dan warga sekitar rumahnya.

    "Itu kesan yang saya dapat setelah ngobrol dengan ibu-ibu warga di sini,” ucapnya.

    Tinawati juga menyampaikan terima kasih kepada para perangkat warga yang telah menjadikan sebagai lingkungan atau ruang ramah anak terkhusus di Provinsi Banten. 

    Seperti diungkap sang paman, Achmad Mulyadi (33), Arif biasa bermain sendiri dan jarang keluar kampung. 

    “Saat kejadian (20/9), tidak seperti biasanya sudah Maghrib Arif belum pulang. Sampai keluarga bersama warga mencari ke mana-mana dan lapor Polisi,” tambahnya.

    Mulyadi mengaku bersyukur satu hari berikutnya jasad Arif ditemukan mengambang. Setelah dibawa dari rumah sakit, jenazah langsung dikuburkan. 

    Mewakili keluarga, Mulyadi juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kunjungan Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.

    "Keluarga sudah ikhlas dan tak bersedia untuk diautopsi,” ucapnya. (Den/red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini