• Jelajahi

    Copyright © Matacyber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan tampilan atas postingan

    Iklan

    Dukung Eliminasi TBC 2030, Puskesmas Ciwandan Gelar Rontgen Gratis di 8 Titik

    Redaksi
    Senin, 19 Oktober 2026
    masukkan script iklan disini



    MATACYBER.COM | CILEGON – UPTD Puskesmas Ciwandan, Kota Cilegon, menggelar pemeriksaan rontgen dada gratis untuk mendeteksi tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan penelusuran kasus atau tracing TB yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

    Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 21–30 Oktober 2026 dengan menyasar delapan titik di wilayah Kecamatan Ciwandan.

    Program tersebut menjadi salah satu upaya Puskesmas Ciwandan dalam mendukung target eliminasi TBC pada 2030.

    Melalui pemeriksaan langsung di tengah masyarakat, petugas kesehatan berupaya menemukan kasus lebih dini, terutama pada kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi tertular atau mengalami TBC.

    Kepala UPTD Puskesmas Ciwandan, Arief Dharma Hartana, mengatakan pemeriksaan rontgen gratis tersebut merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat deteksi dini sekaligus mencegah penularan TBC di masyarakat.

    “Kegiatan ini merupakan komitmen kami dalam upaya deteksi dini dan pencegahan penularan Tuberkulosis di masyarakat. TBC masih menjadi tantangan kesehatan nasional, dan kuncinya adalah temukan, obati, sampai sembuh,” ujar Ketua IDI Kota Cilegon ini.

    Menurut Arief, penemuan kasus menjadi langkah penting dalam penanggulangan TBC.

    Karena itu, masyarakat yang masuk kelompok sasaran diharapkan memanfaatkan program pemeriksaan tersebut agar potensi kasus dapat diketahui lebih awal.

    Dikatakan Arief, skrining aktif melalui rontgen dada gratis ini menyasar sejumlah kelompok prioritas. Mereka meliputi orang yang memiliki kontak erat maupun tinggal serumah dengan pasien TBC, lanjut usia, penderita diabetes melitus, perokok, serta masyarakat dengan kondisi gizi buruk yang kooperatif.

    Selain kelompok tersebut, lanjutnya kader posyandu juga menjadi sasaran kegiatan. Keterlibatan kader diharapkan dapat mendukung upaya kesehatan masyarakat, terutama dalam mendorong kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan dan pencegahan TBC.

    Pelaksanaan pemeriksaan akan dilakukan secara bergiliran di delapan lokasi, yakni Kelurahan Banjarnegara, Kubangsari, Tegal Ratu, Randakari, Pustu Tegal Ratu, Pondok Pesantren Al-Hasyimiyah, Kelurahan Kepuh, dan Pustu Gunung Sugih.

    Layanan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB selama periode 21–30 Oktober 2026. Dengan mendatangi sejumlah kelurahan dan puskesmas pembantu (pustu), Puskesmas Ciwandan berupaya mendekatkan akses pemeriksaan kepada masyarakat yang menjadi sasaran program.

    Arief mengimbau masyarakat yang memenuhi kriteria untuk mengikuti pemeriksaan dengan membawa fotokopi kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).

    “Kami mengajak seluruh masyarakat yang termasuk sasaran untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan membawa fotokopi KK dan KTP. Deteksi dini adalah langkah awal untuk memutus rantai penularan,” ujarnya.

    Ia menegaskan, upaya eliminasi TBC membutuhkan dukungan berbagai pihak, tidak hanya fasilitas pelayanan kesehatan. Partisipasi masyarakat dan kolaborasi lintas sektor diperlukan agar upaya penemuan kasus dan pencegahan penularan dapat berjalan lebih optimal.

    “Kami di Puskesmas Ciwandan percaya, dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, target Indonesia Bebas TBC di Tahun 2030 bisa kita wujudkan,” katanya.

    Arief juga menekankan pentingnya pendekatan langsung kepada masyarakat untuk memperluas jangkauan pemeriksaan dan mengurangi kemungkinan kasus yang belum terdeteksi.

    "Rontgen gratis ini bukan sekadar pemeriksaan, tapi investasi untuk memutus rantai penularan TBC di Ciwandan. Kami jemput bola ke kelurahan dan pustu agar tidak ada kasus yang terlewat. Ini adalah kontribusi nyata Puskesmas Ciwandan untuk mendukung target nasional Eliminasi TBC 2030," ujarnya.

    Melalui program ini, Puskesmas Ciwandan berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan deteksi dini, sehingga upaya penanggulangan TBC dapat diperkuat demi mewujudkan masyarakat Ciwandan dan sekitarnya yang sehat, kuat, dan bebas TBC. (*/Red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini