• Jelajahi

    Copyright © Matacyber.com
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan tampilan atas postingan

    Iklan

    Gubernur Banten Andra Soni Apresiasi Nelayan Ikut Bantu Evakuasi Penumpang Saat KMP Batumandi Terbakar

    Redaksi
    Rabu, 21 Oktober 2026
    masukkan script iklan disini



    MATACYBER.COM | BANTEN - Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi kesigapan masyarakat dan nelayan di sekitar Pelabuhan Merak yang secara sukarela membantu evakuasi penumpang KMP Batumandi. Kapal tersebut mengalami insiden kebakaran saat hendak bersandar di dermaga Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, pada Selasa (20/10/2026).

    Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 420 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. KMP Batumandi juga tercatat sedang mengangkut 89 unit kendaraan dan 40 orang kru kapal.

    Andra Soni menilai, bantuan warga dalam mengevakuasi penumpang, termasuk bayi dan anak-anak, merupakan wujud nyata kesetiakawanan sosial masyarakat Banten. Ia memuji nelayan setempat yang sigap membantu proses evakuasi atas dasar kemanusiaan.

    “Saya mengapresiasi reaksi spontan masyarakat dan para nelayan yang secara sukarela membantu evakuasi. Terima kasih kepada warga sekitar Merak yang telah menolong saudara-saudara kita,” ujar Gubernur Andra Soni.

    Terkait kondisi korban, sebanyak 16 orang penumpang sempat mendapatkan penanganan medis. Rinciannya, 11 orang ditangani di Puskesmas Pulomerak dan lima orang di Rumah Sakit Krakatau Medika. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten saat ini terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan pemenuhan layanan kesehatan bagi penumpang yang membutuhkan.

    Mengenai penyebab kebakaran, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa kesimpulan baru dapat diambil setelah hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan kepolisian diterbitkan. Ia berharap operator penyeberangan senantiasa mematuhi standar operasional prosedur (SOP) guna mencegah kejadian serupa serta menjamin keselamatan pengguna jasa.

    Sementara itu, salah seorang penumpang, Dian Samudera Prabowo (32), menceritakan kepanikan yang terjadi saat insiden berlangsung. Warga Prabumulih, Sumatra Selatan, tersebut berada di kapal bersama istri dan anaknya dalam perjalanan menuju Depok.

    Menurut Dian, setelah mendengar alarm kapal berbunyi, para penumpang segera berupaya menyelamatkan diri, mencari pelampung, dan saling membantu. Sebagian penumpang turun melalui seluncuran evakuasi dan tali kapal, sementara perahu-perahu nelayan berdatangan mendekat untuk memberikan pertolongan.

    “Alhamdulillah, kapal-kapal kecil milik warga sekitar Merak sangat membantu proses evakuasi kami,” kata Dian.

    Demi menyelamatkan diri, Dian terpaksa turun menggunakan tali tambang kapal hingga tangannya mengalami luka melepuh. Kendati kendaraan roda empat miliknya tertinggal di kapal, ia bersyukur istri dan anaknya berhasil selamat dari insiden tersebut. (Den/red)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini