MATACYBER.COM | CILEGON — Wali Kota Cilegon Robinsar secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon pada Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar langsung di Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon dan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta jamaah masjid.
Dalam sambutannya, Wali Kota Robinsar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DKM yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta kemudahan dari Allah SWT.
"Atas nama Wali Kota dan Pemerintah Kota Cilegon, kami mengucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu semua yang hari ini telah dikukuhkan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, kelancaran, dan kekuatan dalam mengemban amanah ini,” ujar Robinsar.
Lebih lanjut, Robinsar menegaskan bahwa masjid tidak boleh dipandang hanya sebagai simbol atau semata-mata tempat ibadah ritual. Menurutnya, masjid harus benar-benar dirasakan manfaat dan keberadaannya oleh masyarakat luas.
"Masjid bukan hanya tempat salat lima waktu atau sekadar tempat mengaji. Masjid harus menjadi pusat peradaban, pusat pendidikan, pusat pembinaan umat, serta ruang yang menghadirkan solusi dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” tegasnya.
Robinsar juga mendorong agar pengelolaan masjid ke depan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, terutama dalam pengelolaan keuangan. Robinsar menekankan pentingnya keterbukaan agar masjid terhindar dari prasangka dan fitnah.
"Masjid ini milik umat, milik masyarakat. Apa yang sedang dan akan dilakukan harus disampaikan secara terbuka. Pengelolaan keuangan juga harus tertib dan transparan agar kepercayaan masyarakat terus terjaga,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Cilegon juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk terus bersinergi dengan pengurus DKM dalam upaya memakmurkan Masjid Agung Nurul Ikhlas, termasuk melalui program revitalisasi dan pengembangan masjid agar semakin representatif dan membanggakan warga Cilegon.
"Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen mendukung revitalisasi dan pengembangan masjid agar kembali hidup, layak, dan membanggakan masyarakat. Pengurus DKM diminta menjaga niat karena Allah SWT serta siap bertanggung jawab atas amanah tersebut, baik di dunia maupun di akhirat," jelasnya.
Menutup sambutannya, Wali Kota Cilegon berharap dengan dilantiknya Pengurus DKM ini mampu meningkatkan peran Masjid Agung Nurul Ikhlas.
"Pelantikan pengurus DKM ini diharapkan menjadi momentum awal untuk meningkatkan peran Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat, serta menjadi ikon kebanggaan masyarakat Kota Cilegon," harapnya.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Agung Nurul Ikhlas Cilegon yang baru dilantik, Ahmad Slamet Ibnu Syam, menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas kepercayaan yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa amanah sebagai pengurus masjid merupakan tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan dengan niat ibadah semata-mata karena Allah SWT.
"Kami menyadari amanah ini sangat berat, namun dengan niat yang lurus dan pertolongan Allah SWT, insya Allah kami siap menjalankan tugas ini sebaik-baiknya. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bersinergi memakmurkan Masjid Agung Nurul Ikhlas,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Slamet menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak.
"Saya mengapresiasi atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Saya ingin bersinergi dengan seluruh pihak untuk meningkatkan kualitas pengelolaan masjid secara berkelanjutan," terangnya.
"Melalui penguatan manajemen dan program pembinaan, Masjid Agung Nurul Ikhlas diharapkan mampu meningkatkan citra dan kepercayaan publik, serta menjadi percontohan masjid agung yang modern, profesional, dan membanggakan, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional," sambungnya.














