MATACYBER.COM | CILEGON - Atthiyyah Hasanah Yudra lahir di Pekanbaru, Riau. Sejak kecil, ia tumbuh dan besar di berbagai kota mengikuti perjalanan penugasan ayahnya, Wahyudi Gusti Antony (Anton), Branch Manager BTN Cilegon.
Sejak TK hingga SMA, Atthiyyah telah tujuh kali berpindah sekolah. Setiap perpindahan berarti harus kembali mengenal sekolah baru, guru baru, teman baru, dan lingkungan yang berbeda.
Namun perjalanan itu justru membentuknya menjadi pribadi yang mandiri, adaptif, disiplin, dan berani menghadapi tantangan.
Sejak kecil, Atthiyyah telah menunjukkan berbagai prestasi. Ia pernah mewakili Riau dalam lomba sempoa di Jakarta, berprestasi di kelas, serta aktif sebagai pengurus OSIS.
Kini, setelah sekitar 13 bulan menjadi siswi SMAIT Raudhatul Jannah Cilegon, Atthiyyah kembali membawa kebanggaan dengan terpilih menjadi Paskibraka Pasukan 8 Kota Cilegon.
"Sebagai orang tua, kami bangga bukan hanya karena prestasinya, tetapi karena melihat bagaimana Atthiyyah mampu bertumbuh setiap kali harus memulai kembali di tempat yang baru. Kami selalu berpesan agar tetap rendah hati, menjaga integritas, menghormati guru dan orang lain, serta membawa manfaat di mana pun berada," ujar Anton.
Pekanbaru menjadi tempat ia dilahirkan, sementara berbagai kota yang pernah disinggahinya menjadi bagian dari sekolah kehidupan yang membentuk karakter dan keberaniannya.
Dari Riau hingga Cilegon, dari sempoa, prestasi akademik, OSIS hingga Paskibraka, perjalanan Atthiyyah menyampaikan satu pesan:
“Tempat boleh berganti, lingkungan boleh berubah, tetapi semangat untuk belajar, beradaptasi, dan memberikan yang terbaik jangan pernah berhenti.”
Terus semangat, Kak Atthiyyah.
Tetap rendah hati, terus bertumbuh, dan jadilah kebanggaan keluarga serta membawa manfaat di mana pun berada. (Hendra/red)






